Anginlah yang telah membawa kabar kepadaku
Diantara riuh kebahagiaan masa itu
Masa, saat bilangan waktu mengepungku
Saat sebelum itu
kau membawaku terbang mengitari awan biru
awan yang kemudian kita tahu
tak pernah bergerak menuju ke arahku
Kau pastilah tahu
Bahwa kau belum mengangkat pena itu
Apalagi menuliskannya pada dinding kaca rumahku
Tak ada alasan untukku
Untuk tak membawa langkahku
Pada rona, yang menjemputku
Aku rindu, pada kerinduan yang tak kunjung mengabu
Kita yang tahu
Seperti apa cinta itu
Ah..bahkan luka itu belum sempat terasa

Tidak ada komentar:
Posting Komentar