gambar dari sini
Anak kecil itu berlari, mengikuti ibunya yang berjalan
terburu buru di depan pasar, senja ini. Tangannya menggengam sebuah permen lollipop,
mulutnya yang mungil memanggil manggil ibunya untuk tak berjalan terlalu cepat
meninggalkannya. Usianya kutaksir sekitar 7 tahun, rambutnya hitam panjang dan
dengan sweater hijaunya itu dia kelihatan semakin cantik.
Gadis kecil yang kupangku tiba tiba menarik narik
kerudungku..
“Ma..permennya enak ya, manis, nanti kita beli yang kayak gini ya
ma..”
Kupandangi Putri, anak gadis 5 tahun ku itu, “Hey..kamu kok
dapat permen sayang, dari mana?”
Sambil mengecap ngecap mulut mungilnya berkata, “Dari kakak
ma..”
“Kakak siapa?” tanyaku heran.
“Kakakku ma..”
“Kakakmu?” tanyaku semakin heran.
“Iya ma..tadi dia kesini, pake baju sweater warna hijau,
cantik deh ma, rambutnya panjang, aku nanti mau dipanjangin juga ya ma
rambutnya..tadi dia juga cerita kalau…….”
Sudah tak dapat kudengar lagi ocehan Putri, mataku berkunang
kunang, ingatanku melayang 7 tahun lalu, saat anak gadis pertamaku meninggal
saat usianya belum genap sebulan.. Hey..Putri kan saat itu belum lahir, kok dia
tahu punya kakak perempuan..dan tiba tiba semua terlihat gelap.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar